Alamat Ki Sabrang Alam

Jl. Raya Kudus - Jepara KM 17

RT 06 RW 01 Rumah No.9 Krasak

Kec Pecangaan, Kab Jepara

Jawa Tengah, Indonesia - 59462

 

Mbak Ayu

Pemesanan & Pengiriman

081226888103 / 085799777903

Whatsapp :081 226 888 103

metafisika103@gmail.com

Yahoo! Messenger

 

 

 

 

Link : http://line.me/ti/p/@soz0420q

 

Ki Sabrang Alam

Kontak Ki Sabrang Alam

Silahkan,Klik Di Sini

 

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Minggu & tanggal merah kami libur

Diluar jam kerja, bisa Email/SMS

 

video call dengan ki sabrang alam

 

praktik ki sabrang alam di jakarta

 

ki sabrang alam di acara kompas tv

 

Guru

Situs MistikJawa.Com merupakan situs milik Ki Sabrang Alam. Situs ini menyediakan berbagai karya mistik dari Ki Sabrang Alam. Berikut ini adalah biografi atau sejarah singkat Ki Sabrang Alam.

 

Ki Sabrang Alam dikenal sebagai Pakar Menembus Alam Ghaib. Pria yang gemar tirakat (puasa dan bertapa) ini punya pemahaman mendalam tentang ilmu Ghaib yang berkembang di jawa. Selain itu, Ki Sabrang Alam juga hobi mengoleksi benda bertuah yang didapatkannya dari berbagai tempat keramat maupun alam ghaib.

 

Tahun 1985, di Jawa Tengah, Ki Sabrang Alam lahir dan diberi nama Wawan Sulistiyo. Beliau tidak lahir dari keluarga spiritualis, melainkan dari keluarga sederhana yang menjalani hidup dengan mengikuti ajaran islam. Bahkan orang tua Ki Sabrang Alam mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa putranya akan menjadi seorang spiritualis yang bisa membantu banyak orang.

 

Garis kehidupan atau takdir Tuhan-lah yang membentuk Ki Sabrang Alam menjadi seorang Pakar Menembus Alam Ghaib. Keterlibatan Ki Sabrang Alam dengan dunia ghaib diawali dengan pengalaman mati suri dan pertemuan beliau dengan sosok gaib. Sosok gaib itulah yang menjadi guru pertama dan mengajarinya dasar-dasar ilmu gaib.

 

 

Pengalaman Mati Suri

Masa itu, usia Ki Sabrang baru 12 tahun. Suatu malam, waktu perjalanan pulang dari musola (tempat mengaji), tiba-tiba beliau terjatuh dan tidak sadarkan diri. Teman-temannya yang panik berteriak meminta tolong. Sesaat kemudian, beberapa orang dewasa mengangkat dan mengantar tubuh Ki Sabrang ke rumah orang tuanya.

 

Keluarga berupaya menyadarkan Ki Sabrang dengan berbagai cara, namun tubuh Ki Sabrang tetap dalam kondisi tidak sadar. Hingga, datang seorang mantri (perawat) yang memeriksa. Setelah memeriksa dengan seksama, Sang Mantri menyatakan bahwa Ki Sabrang sudah meninggal dunia. Padahal, Ki Sabrang tidak punya penyakit sebelumnya. Dan jatuhnya pun tidak menimbulkan luka yang berarti.

 

Keluarga sempat menangis dan histeris, namun sekitar 10 menit kemudian, tiba-tiba tubuh Ki Sabrang bergerak, lalu duduk dan bertanya "Ono opo? Kok ono wong akeh ning kene?" (Ada apa, kok ada banyak orang disini?). Ternyata Ki Sabrang baru saja mengalami mati suri.

 

 

Bertemu Sosok Gaib

Ketika tubuh Ki Sabrang dinyatakan mati, ternyata roh-nya berkelana di alam Ghiab. Ki Sabrang mengisahkan bahwa ketika tubuhnya terjatuh, dia merasakan roh-nya tersedot ke atas dan tiba-tiba beliau menyadari sedang berada di suatu taman pepohonan yang indah, sejuk dan terdengar suara seruling bambu yang merdu. Sesat kemudian, munculah seorang kakek berpakaian jawa yang ramah. Sang kakek mengatakan "Ora usah wedi le, aku sing ngerumat kue" (Tidak usah takut nak, aku yang merawat kamu).

 

Tanpa mengucapkan kata apapun, Sang Kakek menggandeng Ki Sabrang untuk berkeliling melihat keindahan Alam Ghaib. Ki Sabrang mengaku tidak mengenali sosok kakek ini sebelumnya, namun batinnya merasakan pancaran kebaikan dari Sang Kakek, sehingga dia mau mengikuti sang kakek tanpa rasa cemas.

 

Setelah beberapa waktu berkeliling, Sang Kakek mengucapkan "Wektune kue muleh le, Mengko simbah bakal dolan ning omahmu" (Waktunya kamu pulang nak, nanti Kakek akan main ke rumahmu). Setelah itu, Ki Sabrang bersalaman dengan Sang Kakek, dan tiba-tiba sudah terbangun di rumah.